Inovasi Dapur Kampung di Kelurahan Bulakan, Saat Gipang Singkong Cilegon Menembus Negeri Sakura

- Pewarta

Senin, 19 Mei 2025 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gipang Singkong. (Instagram.com @gipangsingkong_clg)

Gipang Singkong. (Instagram.com @gipangsingkong_clg)

SERANG – Di sebuah rumah sederhana di Kelurahan Bulakan, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, aroma khas singkong kukus dan selai kacang memenuhi udara.

Di sanalah Ihwanul Muslimin, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), setiap hari berjibaku mengolah ratusan kilogram singkong menjadi kudapan manis bernama gipang.

Namun berbeda dari gipang kebanyakan yang berbahan beras ketan, produk buatan Ihwan menggunakan bahan yang tak lazim: singkong.

“Kami berinovasi karena harga ketan makin mahal. Kami ganti dengan singkong dari petani lokal,” kata Ihwan saat ditemui.

Inovasi sederhana ini membawanya menembus batas negara.

Berkat keuletan dan strategi promosi melalui media sosial, gipang singkong produksinya kini rutin diekspor ke Malaysia dan Jepang.

Kuncinya ada pada kekuatan narasi lokal, koneksi diaspora Indonesia, dan adaptasi atas tantangan bahan baku.

Krisis Bahan Baku Melahirkan Inovasi Lokal

Fenomena naiknya harga ketan menjadi pemantik gagasan baru. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), harga rata-rata beras ketan naik 14,6% dalam tiga tahun terakhir.

Situasi ini menjadi beban berat bagi UMKM kuliner tradisional yang bergantung pada ketan sebagai bahan utama.

Ihwan tak mau menyerah. Ia melirik singkong – komoditas lokal yang selama ini kurang dimanfaatkan optimal.

Singkong dipilih bukan hanya karena murah dan mudah didapat, tapi juga karena daya adaptasinya yang tinggi dalam pengolahan makanan.

Dengan memanfaatkan singkong kukus yang digiling dan dikeringkan secara tradisional, Ihwan menciptakan tekstur baru pada gipang.

Ditambah taburan selai kacang khas racikannya, rasa gipang singkong ini justru dianggap lebih renyah dan legit oleh konsumennya.

“Awalnya banyak yang ragu, tapi setelah coba, malah bilang lebih enak dari yang pakai ketan,” ujar Ihwan sambil membungkus produk di meja kayu dapurnya.

Dari Kampung ke Negeri Sakura: Strategi Pemasaran Diaspora

Keberhasilan gipang ini menembus pasar internasional bukan hanya soal rasa. Ada strategi yang cerdas di baliknya.

Ihwan memanfaatkan kekuatan media sosial – terutama Facebook dan Instagram untuk memperkenalkan gipang singkong ke khalayak lebih luas.

Namun lebih dari itu, jejaring diaspora pekerja migran Indonesia memainkan peran penting.

“Pemasaran pertama kali lewat teman-teman TKI di Malaysia. Mereka bantu promosikan ke teman dan komunitas di sana. Lalu merambah ke Jepang lewat rekanan yang juga pekerja migran,” katanya.

Tren makanan etnik Indonesia memang sedang naik daun di luar negeri.

Produk makanan ringan asal Indonesia mengalami kenaikan permintaan hingga 18% di Jepang dalam dua tahun terakhir.

Menurut laporan dari Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Tokyo (2023).

Gipang singkong produksi Ihwan menjadi bagian dari tren tersebut.

Produksi Tradisional, Tantangan Modern

Meski produknya menembus pasar global, proses produksi gipang singkong Ihwan tetap dijalankan secara tradisional.

Proses penjemuran singkong masih mengandalkan sinar matahari.

Ia mengolah 100 hingga 200 kilogram singkong per hari, namun kerap kewalahan saat permintaan meningkat tajam.

“Kalau musim hujan, proses bisa molor. Kita masih andalkan cuaca. Ini salah satu kendala utama,” ujarnya.

Untuk mengatasi ini, Ihwan mulai mempertimbangkan untuk berinvestasi dalam pengering mekanik dan peralatan penggiling skala industri kecil.

Namun keterbatasan modal menjadi tantangan lain. Saat ini, ia hanya mampu memproduksi sekitar 500 bungkus gipang per hari, dengan harga Rp20 ribu per bungkus (200 gram).

Dari penjualan tersebut, ia mengantongi keuntungan bersih sekitar Rp10 juta per bulan.

Potensi UMKM Kuliner Tradisional Menembus Global

Cerita sukses Ihwan adalah miniatur dari potensi besar UMKM kuliner Indonesia yang mampu bersaing di pasar internasional.

Dengan pendekatan inovatif dan pemasaran digital yang tepat sasaran, produk-produk tradisional seperti gipang bisa menjadi komoditas ekspor nonmigas yang menjanjikan.

Namun, untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan konsisten, pemerintah daerah perlu turun tangan dalam bentuk pelatihan, fasilitasi peralatan produksi, hingga sertifikasi ekspor.

Menurut Kementerian Koperasi dan UKM, pada 2024 baru sekitar 12% UMKM yang terhubung dengan pasar ekspor.

“UMKM seperti Ihwan ini contoh nyata kalau inovasi lokal bisa punya daya saing global,” kata seorang pejabat Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banten yang enggan disebut namanya.

Kearifan Lokal, Aset Global

Gipang singkong bukan sekadar camilan. Ia adalah simbol dari daya lenting masyarakat lokal dalam menghadapi krisis, memanfaatkan potensi alam sekitar, dan merespons peluang global.

Kisah Ihwan adalah pelajaran bagi banyak pelaku UMKM lain: bahwa keterbatasan bukanlah hambatan, melainkan ladang inovasi.

Ke depan, kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan komunitas diaspora menjadi kunci.

Di era digital seperti sekarang, tak ada produk yang terlalu kecil untuk menembus dunia.

Asal ada keberanian, kreativitas, dan dukungan yang tepat, maka dari gang sempit di Cilegon pun, dunia bisa terjangkau.***

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Hutannews.com dan Mediaemiten.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media On24jam.com dan Kilasnews.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Haijateng.com dan Hariancirebon.com

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Media Hallo.id Hadirkan Layanan Khusus Galeri Foto Perusahaan
Transparansi dan Kecepatan: Press Release Berbayar dalam Ekonomi Informasi Modern
Rina Dewiyanti Jadi Komisaris Bank Banten, Modal dan Laba Jadi Fokus Utama
PT PIM Ditetapkan Langgar Mutu Beras, Produksi Tetap Jalan dan Akan Dibenahi
BEI Suspensi MINA dan ROCK: Momentum Edukasi Pasar di Tengah Reli Saham
Tarif Ekspor RI Turun, Trump Klaim Indonesia Beli Produk AS Jumbo
Sari Roti Masuk Cilegon, Siap Dominasi Pasar Ritel Banten
Berita ini 15 kali dibaca
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Himel Hadirkan Visi Hunian Modern melalui Kampanye Global “Dream Home”

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:19 WIB

FAMILIARITÉ: Ketika Sinema dan Sastra Bertemu dalam Sebuah Karya Puitis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:32 WIB

MONDEVITA MENGAKUISISI SAHAM MAYORITAS DI UNDERSCORE DISTRICT, PERUSAHAAN INDUK MAGLIANO, SEBAGAI LANGKAH KEDUA DALAM MEMBANGUN PLATFORM MEREK MEWAH ITALIA BARU

Jumat, 7 Agustus 2026 - 04:14 WIB

HIKSEMI Tampilkan Solusi Penyimpanan Data untuk Seluruh Skenario di Ajang DTI Indonesia 2026, Dukung Pengembangan AI di Asia Tenggara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:42 WIB

Huawei Jadi Mitra bagi Ajang GSMA M360 ASEAN 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Fair Finance Asia Desak Perbankan Hentikan Pendanaan untuk Sektor Batu Bara di ASEAN

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Shueisha Perluas Jangkauan Global melalui MANGA MILLION, Platform Manga yang Tersedia dalam 100 Bahasa

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Haier Gandeng AO 1 Point Slam, Buka Peluang bagi Petenis Komunitas Tampil di Ajang Grand Slam

Berita Terbaru

Malaysian Communications and Multimedia Commission Chief Corporate and International Officer En Syahrilazli Mahammad(middle) witnessing the exchanging of documents between Head of APAC, GSMA Julian Gorman(left) and Jason Tao, Vice President of ICT Marketing & Solution Sales Dept, Huawei Asia Pacific(right).

Pers Rilis

Huawei Jadi Mitra bagi Ajang GSMA M360 ASEAN 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 00:42 WIB